Tuesday, December 2, 2014

Fiksi Mini - Tentang Hujan dalam Kepala (2)

Ayah pernah bilang, kalau di setiap bulir hujan yang tumpah terdapat keberkahan. Hari ini aliran sungai sangat deras, mungkin ini adalah akibat dari hujan semalam yang turun cukup lama. Sedang adikku masih asyik bermain di pinggiran sungai. Aku sangat sayang sekali dengannya, maka aku ingin dia mendapat keberkahan yang melimpah.

Akhirnya aku tahu bagaimana caranya agar dia mendapat keberkahan yang melimpah tersebut.

Fiksi Mini - Tentang Hujan dalam Kepala (3)

Bersama teman-teman aku sedang bermain petak umpet di tengah guyuran hujan yang deras mendedas, mataku menjelajah di setiap penjuru sungai berharap mendapat tempat persembunyian yang ideal.

Akhirnya aku memutuskan untuk bersembunyi di balik derasnya air sungai, dengan begini aku tidak akan ketahuan.

Fiksi Mini - Tentang Hujan dalam Kepala (1)

"Hey!!! Bisakah kau menghentikan hujan ini," teriak raja pada seluruh pengawalnya.

"Paduka, kami membutuhkan sebuah bola mata sebagai persembahan untuk dapat melakukan ritual menghentikan hujan," jawab pengawal sambil tetap menjaga sikap namaskaranya.

Tak berapa lama hujan itu pun mereda.

"Kerja bagus, kalian benar-benar bisa menghentikan hujan ini," sang raja tersenyum bahagia melihat pekerjaan anak buahnya, "tapi..., kenapa seluruh dunia jadi gelap?"

Sunday, October 26, 2014

Kabinet Kerja Rodi

Yah, berhubung di negeri sebelah sudah mengumumkan susunan kabinetnya.

Maka saya sebagai Presiden Republik Kancruter juga akan mengumumkan susunan kabinet pemerintahan saya. Kalau kabinet di negeri sebelah namanya kabinet KERJA, maka saya akan saya beri nama Kabinet saya yaitu Kabinet KERJA RODI: Saya tidak mempunyai wakil, saya bekerja sendiri agar bisa mirip seperti Hitler. Saya juga merangkap jabatan sebagai menteri untuk memberi contoh kepada bawahan, beberapa orang yang ada di kabinet ini juga ada yang menempati posisi dobel. Dikarenakan saya kehabisan ide untuk menuliskan nama yang lain.

1. Sekretaris Negara – Light Yagami (Alasannya tulisannya bagus, dia bisa nulis pakai dua tangan, dan dia punya buku yang keren)

2. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas - Andri Purnama Ramadhan (Dia jago main clash of clans dan travian)

3. Menko Kemaritiman – Monkey D. Luffy (Dia bajak laut yang keren dan baik hati, dia mengerti benar soal kemaritiman)

4. Menteri Perhubungan – Noboru Terao (Dia tahu benar soal yang namanya hubungan, apalagi hubungan jarak jauh (LDR) dia pernah LDRan antar galaksi dengan Mikako di film voice of a distant star yang berakhir dengan NTR)

5. Menteri Kelautan dan Perikanan – Mermaid man dan Barnacle boy (Mereka merupakan aktivis di bikini bottom yang sering membela hak-hak warga laut dan para ikan-ikan)

6. Menteri Pariwisata – Ustadz Yusuf Mansyur (Indonesia perlu meningkatkan sektor pariwisataanya, terutama wisata hati)

7. Menteri ESDM – Avatar Aang (Dia menguasai 4 elemen energi dan dia baik, di kepalanya aja ada tanda panah dan tulisannya “Download Here”)

8. Menko Politik Hukum dan Keamanan – Tri Prismajayanti (Dia jago banget main catur)

9. Menteri Dalam Negeri – Mr Zoat ( Dia jago main TWG dan Liar Game)

10. Menteri Luar Negeri – Rahman Aviardi (Dia bilang ke aku minta di jadiin menteri supaya dia bisa keluar negeri gratis, dia pun nyogok ke aku dengan bayarin ongkos ngeprint di kampus)

11. Menteri Pertahanan – Roberto Di Matteo (Dia mantan pelatih Chelsea dan terkenal mempunyai strategi bertahan yang sangat hebat, yaitu parkir bus)

12. Menteri Hukum dan HAM - Johann Liebert (Dia adalah seorang praktisi hukum yang sangat kencang dalam memperjuangkan Hak Asasi Manusia) *deskripsi ini ditulis dalam keadaan kepala tertodong oleh pistolnya Johann Liebert

13. Menteri Komunikasi dan Informatika – Falcon ( Dia telah membuktikan kehebatannya menghack situs porno di drama jepang Bloody Monday)

14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi – Nine dan Twelve (Mereka telah membuktikan kapasitas mereka dalam anime Zankyou no Terorist)

15. Menko Perekonomian – Tuan Krab (Tak perlu penjelasan)

16. Menteri Keuangan- Tuan Krab (Saya tidak perlu repot-repot menjelaskan kenapa saya memilih dia, kalian pasti mengerti kalau masa kecil kalian bahagia)

17. Menteri BUMN – Seto Kaiba (Dia memegang perusahaan besar Kaiba Corporation dalam dunia yugi oh)

18. Menteri Koperasi dan UMKM – Bu Rini (Dia penjaga koperasi yang baik semasa SMP, aku boleh ngutang)

19. Menteri Perindustrian – Bumblebee (Agar perindustrian makin berkembang dengan adanya tambahan teknologi dari para Autobots)

20. Menteri Perdagangan – Pak Imin (Pentol yang dijualnya di depan SMKku enak. Kadang dikasih bonus siomay)

21. Menteri Pertanian – Cita Citata (Karena para petani suka sekali mendengarkan lagunya ketika sedang bekerja di sawah, maka saya jadikan dia sebagai menteri pertanian agar para petani lebih semangat dalam bekerja, dia ditugaskan akan turun blusukan ke sawah-sawah sambil nyanyi *Nanamnya tuh disini di lahan persawahan…)

22. Menteri Ketenagakerjaan – Jintan (Dia merupakan sosok lelaki pekerja keras dalam anime Anohana)

23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – Munir (Dia jago main Line Gets Rich)

24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan – Kyosuke Ueki (Mempunyai kemampuan mengubah sampah menjadi pohon)

25. Menteri Agraria dan Tata Ruang – Fatih (Dia adikku jago main Plant vs Zombies dan Farmville)

26. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan – Smash(Mereka adalah pemuda yang memegang teguh kebudayaan Indonesia)

27. Menteri Agama – Emak Ijah (Dia sudah berkali-kali haji)

28. Menteri Kesehatan – Marikawa Shizuka (Dia adalah suster yang main di anime High School of The Dead, sangat disarankan bagi kalian untuk melihat profil foto dari menteri yang satu ini)

29. Menteri Sosial – Bu Betty (Guru IPS waktu SMP)

30. Menteri Pemberdayaan Perempuan – Sanji, Jiraiya dan Aris Rahman Purnama Putra (Karena kami bertiga adalah tipe laki-laki yang peka terhadap perasaan wanita)

31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah – Onizuka-sensei (Dia guru yang keren dan pasti akan berhasil mengembangkan dunia "kebudayaan" dan pendidikan)

32. Menteri Ristek dan Dikti – Sandy dan Adil (Dia suka main game online Rising Force. Dia pinter ngupgrade senjata dan armor)

33. Menteri Pemuda dan Olahraga – Tsubasa Ozora (Dia adalah pemuda yang suka olahraga, bahkan bola sudah menjadi temannya sendiri) *teman macam apa yang tiap hari di tendang-tendang

34. Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi – Takaki Tohno-kun (Dia mungkin bisa membangun daerah yang tertingga, tapi dia tak akan pernah bisa membangun perasaannya yang hancur dan tertinggal di hati Akari, dia mungkin bisa memperbaiki Transmigrasi, tapi hatinya tidak akan pernah bisa ber Transmigrasi apalagi move on dari Akari)

Yah sekian konperensi pers saya terkait pengumuman susunan menteri KABINET KERJA RODI.

Semoga negeri kancruter akan lekas hancur di telan zaman!!! Dan semoga negara sebelah, Negara Indonesia bisa lebih maju ketimbang Negeri Republik Kancruter

M3Rd3k4h!!!

4 Tahun Lagi: Seperti Matahari Terbit (1)

Bahagia, entah kalimat apalagi yang bisa menggambarkan perasaan Bunda saat itu. Bunda dinyatakan hamil. Bunda jadi ingat waktu itu, Ayahmu sampai memilih cuti dari pekerjaannya hanya untuk bisa fokus merawat Bunda dan Kamu yang waktu itu masih dalam kandungan. Sebelumnya Bunda sudah pernah mengandung dua kali, tapi semuanya gagal. Bunda keguguran. Mungkin hal itu juga yang membuat Ayahmu kala itu ingin benar-benar menjaga Bunda dan tidak ingin kehilangan calon buah hatinya lagi. Ayahmu senantiasa mengawasi dan merawat Bunda 24 jam penuh, menyuruh makan ini dan itu, katanya supaya asupan nutrisinya bagus dan bisa melahirkan anak yang sehat. Bunda juga dilarang terlalu banyak melakukan aktivitas yang berat seperti; bersih-bersih rumah, nyuci piring, nyuci pakaian, dan banyak lagi. Jadinya waktu usia kandungan Bunda sudah mencapai 3 bulan, Ayahmu yang membereskan semua pekerjaan rumah. Rasanya beruntung sekali Bundamu ini dipertemukan oleh Allah dengan laki-laki yang bertanggung jawab seperti Ayahmu.

Ayahmu sendiri adalah seorang pegawai biasa di sebuah kantor penerbitan dan percetakan buku yang ada di Surabaya, Ayahmu sendiri juga memiliki perilaku yang sangat nyeleneh. Pernah suatu waktu ketika Ayahmu menghadiri sebuah perayaan sedekah bumi ketika masih di desa, warga setempat biasa membawa banyak makanan dan mengumpulkannya di sebuah pohon untuk dijadikan sebagai ucapan rasa syukur ke Yang Maha Kuasa atas keberhasilan panen tahun ini. Lalu Ayahmu dengan santainya maju kearah sesajen tersebut, mengambil beberapa makanan dan memasukannya kedalam kantong kresek. Ayahmu menarik perhatian seluruh warga yang hadir hingga seorang sesepuh menegur Ayahmu:

“Zrul, lha kenapa semua makanannya itu kamu ambil semua? Itu buat persembahan untuk Yang Maha Kuasa, kamu jangan main-main”
Lalu Ayahmu menimpalinya dengan enteng:

“Ini Pak, Aku baru saja di SMS Yang Maha Kuasa, katanya dia lagi gak laper, makannya aku disuruh ambil saja semua makanannya untuk dibawa pulang”

“Heh… jangan main-main kamu ya, Zrul. Kamu jangan mengganggu ritual yang sudah kita lakukan turun-temurun, atau desa kita akan mendapat bencana gagal panen tahun depan!!!”

“Tapi beneran kok, Pak. Di surga stok makanannya lagi banyak, di surga juga ada loh yang namanya Telaga Kautsar yang apabila airnya diminum barang seteguk saja, maka yang meminum tidak akan merasa kehausan selamanya. Tuhan juga lagi gak laper jadi buat apa dikasih makanan, padahal di sekitar kita, warga di daerah sini banyak yang untuk makan saja masih kesusahan, alangkah lebih baik kalau makanannya dikasih ke warga yang lebih membutuhkan”

“Kriiiingg….” Lalu tiba-tiba ponsel Ayahmu berbunyi.

“Tuhan SMS apalagi ke kamu, Zrul?”

“Nomer anda  sebentar lagi akan memasuki masa tenggang, silahkan isi ulang pulsa anda”

“Hahahaha….. “  Semua wargapun reflek tertawa bersama-sama termasuk Bunda yang waktu itu duduk di depan balai desa. Akhirnya warga memutuskan untuk mengumpulkan makanan itu semua dan memakannya bersama-sama di Balai Desa.

Ayahmu aneh sekali ya, Nak. Maka jika kelak kamu mempunyai sifat yang aneh juga, itu adalah hasil dari turunan sifat dari Ayahmu. Tapi yang jelas, Bunda sangat berharap kamu dapat mengambil pelajaran dari Ayahmu, bahwa memberi nasehat kepada orang lain itu harus dengan cara yang  baik, memberi nasehat tidak bisa dengan amarah apalagi kesombongan yang meluap-luap seakan pemberi nasehat lah yang tahu segala kebenaran yang ada di muka bumi ini. Kamu harus bisa menyentuh hatinya, baru bisa memberikan kebaikan untuknya. Dan sebaik-baiknya memberi nasehat adalah dengan kamu melakukan apa yang kamu nasehatkan.

  ***
Kandungan Bunda tak terasa sudah berusia 5 bulan. Ayahmu makin protektif saja menjaga Bunda. Segala macam hal diperhatikan, sampai ketika Bunda dianggap salah posisi dudukpun Ayahmu langsung memarahi Bunda. Nampaknya Ayahmu masih sangat trauma dengan keguguran Bunda satu tahun yang lalu,  waktu itu Bunda sedang mencuci pakaian di dekat sumur saat usia kandungan Bunda mencapai 7 bulan. Bunda yang berniat mengambil air di sumur untuk mencucipun terpeleset dan jatuh, Bundapun mengalami pendarahan yang cukup hebat, beruntung seorang tetangga dengan tanggap menolong Bunda dan membawa ke puskesmas terdekat karena pada saat itu Ayahmu masih belum pulang dari bekerja. Sayang sekali calon kakakmu gagal terselamatkan, Ayah yang baru saja pulang dari bekerjapun langsung menyusul Bunda di puskesmas. Ayahmu menghabiskan sepanjang waktu di puskesmas dengan menyalahkan dirinya sendiri.

“Andai aja aku ngambil cuti, pasti aku bisa lebih menjaga Kamu dan Anak kita”

“Yah, yang namanya takdir Allah siapa yang bisa menebak? Siapa juga yang bisa mengintervensi segala takdir yang telah ditetapkan-Nya? Yang bisa kita lakukan sebagai hamba hanyalah berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan kita, dan untuk yang diluar kemampuan kita, kita hanya bisa menyerahkan semuanya pada-Nya.” Bunda menghela nafas sejenak lalu meneruskan kalimat Bunda

”…Dan bagi Bunda, Ayah sudah berusaha semaksimal mungkin menjadi Suami dan calon Ayah yang baik, Bunda yakin kalau kelak buah hati kita benar-benar lahir ke muka bumi, maka akan sangat bangga memiliki Ayah seperti Ayah”

Setelah Bunda sudah agak baikan, Bunda diperbolehkan meninggalkan puskesmas. Ayahmu seketika langsung mengajak Bunda pergi berwisata sejenak.

“Ayo kita jalan-jalan bentar, Bunda”

“Hah, baru aja  Bunda baikan masa udah diajak kelayapan? yang bener aja, Ayah!!!”

“Udah gak apa-apa, bentar aja kok, Bunda.”

Akhirnya Ayahmu membonceng Bunda dengan sepeda motornya untuk berjalan-jalan. Langit sudah mulai berwarna jingga dan matahari sudah bersiap kembali ke tempat persembunyiannya. Akhirnya Ayahmu berhenti di daerah wisata Pantai Kenjeran, gak sampai masuk di dalemnya sih, tapi cuma di pinggirannya aja. Ayahmu mengajak Bunda makan di warung makan Lontong Kupang yang ada di pinggiran jalan. Mungkin di jaman Bunda dulu masih banyak pedagang yang berjualan di pinggir jalan, tapi mungkin kamu sudah tidak akan menemuinya lagi sekarang karena di daerah sana sudah mengalami penertiban. Tempat warungnya sendiri sangat strategis, bisa melihat sunset dan hamparan laut yang luas, sayang waktu itu belum dibangun Jembatan Suramadu, karena kalau udah dibangun pasti pemandangannya lebih bagus lagi.

Ayahmu sendiri hanya memesan sepiring Lontong Kupang dengan Es Degan hanya segelas, kalau kamu berpikir Ayahmu romantis kamu salah besar. Ayahmu hanya memesan sepiring Lontong Kupang dan segelas Es Degan untuk dinikmati berdua adalah karena uang Ayahmu habis buat bayar Bunda berobat di puskesmas tadi.

“Bunda, coba deh lihat pemandangan matahari tenggelam itu? Indah gak?”

“Iya Yah, pemandangannya indah apalagi melihatnya dari pantai kayak gini”

“Ayah jadi berpikir, ketika mataharinya berada tepat diatas kita, berdiri gagah diatas langit, tidak ada yang berani melihatnya, namun ketika Matahari itu tenggelam, orang begitu berlomba-lomba untuk melihat keindahannya.”

“Terus kenapa, Yah?”

“Gak apa-apa, Ayah cuma ingin berbuat baik sebanyak-banyaknya agar ketika Ayah nanti benar-benar tenggelam seperti matahari itu, ada yang mengingat Ayah sebagai sebuah sesuatu keindahan sehingga Ayah akan mendapat banyak pahala karenanya. Lalu ketika kelak anak kita benar-benar lahir ke dunia. Ayah ingin dia seperti matahari terbit, dimana cahayanya membangkitkan jiwa banyak orang untuk beraktifitas di pagi hari, dan dapat mengawali hari dengan menyebarkan semangat kebaikan”

Air matapun terlihat menetes dari mata Ayahmu, tentunya tidak ada yang salah dengan itu, Nak. Sama sekali tidak ada yang salah. Maka meskipun engkau seorang laki-laki, bukan berarti kamu tidak boleh menangis. Jika kamu ingin menangis, maka tak usah ditahan. Setidaknya itu pertanda bahwa hatimu masih terbuka untuk menerima hidayah, dan setidaknya itu pertanda bahwa hatimu tidak keras dan membatu. Dan tangisan Ayahmu kali itu adalah sebuah tangisan yang tulus dari seorang Ayah yang sangat tulus mencintai Bunda dan Kamu, Ayahmu sangat berharap kalau kamu kelak bisa menjadi seperti matahari terbit, yang semangat cahayanya bisa membangkitkan jiwa-jiwa yang masih payah untuk mulai berusaha, yang sengatan cahayanya bisa meneguhkan hati yang masih malas untuk melangkah dalam kebaikan, jadilah matahari terbit, jadilah anak Ayah dan Bunda yang sholeh, jadilah hamba Allah yang tho’at menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, jadilah manusia yang bermanfaat bagi orang banyak.

Do’a Bunda insyaallah tidak akan putus untuk mendo’akan kebaikan bagimu, Nak.

Jadilah Seperti Matahari
Terbitnya... membangkitkan semangat banyak orang untuk beraktifitas
Tingginya... disegani banyak orang dan ketika melihatnya maka semua orang menunduk hormat.
Tenggelamnya... menyisakan sebuah keindahan yang mengagumkan yang akan membekas di hati setiap orang selamanya.

Bersambung...

Beberapa hari berlalu dan
Beberapa hari tak terlupakan
Kita tak bisa memilih alasan mengapa
Tapi kita bisa memilih apa yang harus dilakukan mulai hari berikutnya
Jadi dengan harapan, dengan tekad itu
Mari kita buat hari esok lebih bersinar dan lebih baik

― Kemarin malam berubah menjadi cahaya― Esok malam kembali ke cahaya― Jadilah cahaya

(One Ok Rock - Be The Light Lirik Terjemahan) 



Wednesday, October 15, 2014

Reminder 1-10

Reminder ini adalah sebuah kumpulan nasehat yang saya copy paste dari beberapa orang. Sengaja di dokumentasikan supaya tidak lupa dan supaya bisa selalu menjadi pengingat bagi saya sendiri.

Reminder 1

Ada situasi yang sangat mengharukan.

Yaitu ketika kita membenci sangat seseorang, dinyatakan kebencian itu terang benderang di depan banyak orang--agar orang lain ikut benci; tapi orang yang kita benci justeru dalam waktu2 terbaik, di malam gelap, justeru mendoakan kita dengan tulus, mendoakan sesama saudara.

Ingatlah selalu: kita boleh jadi SULIT mencapai level orang dibenci ini--yang tetap membalas dengan kebaikan, tapi pastikan kita tidak jadi bagian, atau dekat2 dengan orang yang membenci.

Tere Liye

Reminder 2

Ada yang bilang, kalau cinta tak harus memiliki. Bullshit. Lantas, cinta apa yang dimaksud? Cinta sepasang muda-mudi labil belasan tahun? Atau kisah kasih tak sampai dimana seseorang sangat berharap untuk menggenapi kehidupan orang lain, tapi orang yang diharapkan tersebut tidak merasakan hal yang sama, malah memilih untuk menggenap bersama orang lain. Lantas atas nama cinta, seseorang tadi memilih untuk setia, berharap dengan sangat, entah ada kejadian luar biasa apa dan bagaimana yang dengan romantisnya mempersatukan dia dengan orang yang diharapkannya. Well, terkadang romantis dan bodoh emang agak-agak mirip. Bahkan rasa sayang selalu didahului dengan 'rasa memiliki'. Seseorang tidak lantas begitu saja bisa menyayangi sesuatu atau orang lain, sebelum orang tersebut 'merasa memiliki' atas apa yang disayanginya. Itulah kenapa, kita sangat mudah jatuh sayang pada seseorang atau sesuatu yang sesuai dengan apa yang kita yakini, mirip-mirip dengan sesuatu yang kita miliki, bahkan sesuatu yang kita inginkan tapi belum ada dalam diri kita. Ada medan magnet tertentu yang menarik kita untuk menyayangi sesuatu atau seseorang tersebut; rasa memiliki. Walaupun hanya 'merasa memiliki', bukan memiliki seutuhnya atau sesungguhnya.
Aku cuma mau bilang, kalau cinta dan memiliki adalah jodoh yang harus dipersatukan. Kalau cinta terlalu tak berdosa untuk kamu penjarakan dalam seseorang yang sudah tak lagi bisa kamu miliki. Kalau cinta begitu sederhana untuk kamu mulai dari apa yang kamu miliki. Milikilah, lantas cintailah.

Nazrul Anwar

Reminder 3

Jika menikah harus cukup harta benda dulu, maka orang tua kita dulu tidak akan pernah menikah.
Jika menikah harus menunggu siap dulu, maka tidak akan ada yang benar-benar siap untuk menikah.
Mungkin demikian.

Tere Liye

Reminder 4 

Tips Sukses Beasiswa
1. Kumpulkan sebanyak mungkin informasi
2. Belajar dari pengalaman yang sudah sukses
3. Lengkapi semua persyaratan
4. Perbaiki IPK dan kemampuan bahasa inggris
5. Aktif di berbagai organisasi positif
6. Latih kemampuan public speaking dan diskusi kelompok
7. Yang terpenting, slalu berdo'a pada Allah.

Setia Furqon Kholid

Reminder 5

Jangan pacaran adik2 sekalian. Fokus saja pada sekolah, karir kalian. Kalau kalian menyukai seseorang, maka jika belum siap segera menikah besok, lepaskan saja.


Karena kalau kalian takut melepaskannya, boleh jadi kalian sebenarnya sedang mengkonfirmasi kalian takut itu bukan jodoh kalian. Cemas jangan-jangan nanti disambar orang.


Sebab orang yang yakin, dia akan berani meluruhkan perasaan. Yakin sekali, besok lusa kalau memang jodoh, pasti akan kembali, di saat yang tepat, cara yang tepat, saat siap mengambil keputusan menikah.

Tere Liye

Reminder 6

7 HAL YANG HARUS ARIS INGAT SEBELUM MENGELUH
1. Hari ini sebelum Aris mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
2. Sebelum Aris mengeluh tentang rasa dari makanan, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
3. Sebelum Aris mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
4. Sebelum Aris mengeluh bahwa Aris buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
5. Hari ini sebelum Aris mengeluh tentang hidup, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
6. Sebelum Aris mengeluh tentang jauhnya Aris telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
7. Sebelum Aris menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa dan ingatlah tentang dosa yang Aris perbuat sendiri.

Anonim

Reminder 7

Jangan pernah percaya jika ada orang yang bilang kamu nakal, Karel. Karena kamu adalah anak yang baik, dan akan selalu menjadi anak yang baik. Semenjak kamu di perut  umi, saat kamu lahir, sekarang dan sampai kapanpun kamu akan selalu jadi anak yang baik, Sayang. Jika ada yang bilang kamu nakal karena satu kesalahan yang kamu buat, ceritakan kesalahannya kepada abi. Abi akan ceritakan ratusan kebaikan yang kamu punya. Jangan pernah percaya jika ada orang yang bilang kamu bodoh, Karel. Karena kamu adalah anak yang pintar. Semenjak kamu di perut umi, saat kamu lahir, sekarang dan sampai kapanpun kamu akan selalu jadi anak yang mau belajar, Sholeh. Jika ada yang bilang kamu bodoh, karena satu kebodohon yang kamu buat, ceritakan kepada abi apa kebodohannya. Abi akan ceritakan betapa pintarnya kamu sejak di perut umi.

Jangan pernah percaya jika ada orang yang bilang kamu malas, Karel. Karena kamu adalah pekerja keras. Dan akan selalu menjadi pekerja keras. Jika ada yang bilang kamu malas, karena satu kemalasan yang kamu buat, ceritakan kepada abi apa kemalasannya. Abi akan ceritakan betapa hidup kamu sudah dipenuhi perjuangan sejak kamu lahir. Jangan pernah percaya jika ada orang yang bilang kamu lemah, Karel. Karena kamu adalah anak yang kuat, dan akan selalu menjadi anak yang kuat. Semenjak kamu di perut umi, saat kamu lahir, sekarang dan sampai kapanpun kamu akan selalu jadi anak yang kuat, Sholeh. Jika ada yang bilang kamu lemah, karena satu kelemahan yang kamu punya, ceritakan kepada abi apa kelemahannya. Abi akan ceritakan betapa kuatnya kamu menghadapi ujian yang tak pernah terbayangkan oleh banyak orang. 

Nazrul Anwar

Reminder 8

1. Anakku, saat kau jatuh cinta, kau tetap tak boleh pacaran. Biarkan kau tetap terbungkus rapi, dan kulit lembutmu hanya boleh disentuh oleh suamimu.
2. Ketahuilah bila kau jatuh cinta dengan seseorang, belum tentu itu jodohmu. Maka tetap mintalah kepada yang Maha Tahu untuk diberi jodoh terbaik bagimu.
3. Ketahuilah, wanita yang hebat itu yang menyayangi anak-anaknya dan itu dibuktikan dengan mencarikan ayah yang tepat buat anaknya. Ayahmu ini berharap, kau termasuk di dalamnya.
4. Anakku, apa yg kau harapkan belum tentu kau dapatkan. Ingatlah rencana Allah adalah rencana terbaik dibandingkan rencana terbaik seluruh penduduk bumi sekalipun.
5. Agar kau diberi "pangeran" terbaik tugasmu hanya memantaskan diri dan minta kepada Allah.
6. Semakin kau sering mengadu dan dekat kepada Allah maka Dia akan mengirimkan “pangeran” terbaik untukmu. Jangan ragu, Dialah yang Maha Tahu jodoh terbaikmu. Bila sebelum Subuh kau selalu menangis kepada-Nya, tak mungkin Dia tega memberi “pangeran” yang tak bermutu kepadamu.
7. Walau kau jatuh cinta, jangan serahkan hatimu kepada lelaki itu, karena boleh jadi menurut Allah dia bukan “pangeranmu”. Tetaplah serahkan hatimu kepada Allah dan setelah Allah kirim “pangeran” kepadamu, baru serahkan hatimu kepada “pangeran” itu.
8. Air matamu di hadapan Allah dan kesabaran-mulah yang membuat Allah mengirimkan “pangeran” terbaik untukmu.
9. Bukti bahwa kau wanita hebat, kau tetap lebih sering mengingat Allah dibandingkan lelaki yang kau jatuh cintai.
10. Bila Allah yang dihatimu, Dia akan kirimkan “pangeran” original kepadamu. Namun bila kau menjauh, Allah akan kirim pangeran KW-3 bahkan mungkin KW-10 kepadamu. Dan itu akan menyiksa hidupmu dan berkuranglah rasa banggaku kepadamu.
11. Anakku, lelaki yang cocok buat anak-anakmu adalah yang berani datang menemui ayahmu untuk melamarmu dan bukan yang pandai memainkan perasaanmu. Percuma bila ada lelaki yang kau cintai tetapi dia tak punya nyali bertemu dengan ayahmu.
12. Saat ini ayahmu hanya bisa berdoa agar Allah mengirimkan “pangeran” terbaik untukmu. Dan semoga yang dikirim oleh Allah adalah lelaki yang telah membuat kau jatuh cinta.
13. Terakhir, Ingatlah selalu kebiasaan di keluarga kita: Allah dulu, Allah lagi dan Allah terus. Semoga kau menjadi kekasih Allah sehingga kau dikirimi kekasih terbaik menurut Allah dan juga menurutmu.
14. Anakku, bapak percaya padamu dan sepenuh hati mencintaimu...

Jamil Azzaini

Reminder 9

Saksi Bisu
=========


Waktu hanya bisa berlalu. Ia tak bisa mengubah aku, tak juga kamu. Tidak kondisi, tidak juga seseorang. Perubahan hanya bisa dilakukan oleh sesuatu yang hidup. Dan waktu tidak ditugaskan untuk itu. Waktu memang berjalan, tapi ia tidak hidup. Jangan pernah menyerahkan nasib kepada waktu. Jangan berharap waktu akan menyembuhkan segalanya. Jangan menunggu waktu. Waktu tidak menunggu siapapun. Waktu tidak ditugaskan untuk menyelesaikan masalah manusia, tidak juga sebagai obat penyembuh luka. Ia hanya ditugaskan untuk berlalu. Menjadi saksi bisu, bahwa perubahan akan selalu ada. Tapi tidak menimpa setiap kondisi. Itulah kenapa banyak luka yang tak sembuh seiring berjalannya waktu. Juga kondisi yang tak kunjung berubah, padahal waktu sudah berdetak berjuta detik.
Waktu hanya saksi, tapi bukan pelakunya. Pelakunya adalah manusia itu sendiri. Manusia yang menyadari bahwa esok harus lebih baik daripada kini. Atau manusia yang terjerumus dalam jurang kehidupan yang langkahnya begitu berat karena luka, atau pandangannya begitu saru karena gelap. Yang terakhir berubah ke arah yang lebih buruk. Sama-sama berubah. Hanya berbeda arah. Toh banyak kebaikan yang tercipta dari proses keburukan-keburukan masa lalu, sebagaimana tak sedikit kebaikan yang memudar karena aneka proses di masa kini.
Perubahan itu perlu, tapi tidak semuanya harus berubah. Apa yang harus berubah boleh dipaksa. Walau memaksa adalah salah satu pekerjaan paling sulit yang pernah ada. Entah itu diri sendiri, apalagi orang lain. Tak ada orang yang mau dipaksa kecuali terpaksa. Tapi jika ‘paksa’ adalah usaha, sedangkan muaranya adalah kebaikan, tak ada salahnya untuk dicoba. Memaksa dengan cara dan tujuan yang baik. Apa yang tak harus, biarkan mengalir apa adanya. Biarkan kesadaran membawa perubahan itu pada kanalnya, pada waktu dan saat yang tepat. Pada kesiapan yang benar-benar siap. Pada semesta yang sudah mendukung.
Waktu akan ‘menelanjangi’ masa depan siapa saja yang jauh dari usaha, yang memiliki tangan tapi tidak digunakan untuk bekerja keras, yang memiliki akal tapi tidak digunakan berfikir sebaik mungkin, yang memiliki hati tapi lupa berdoa, yang memiliki mimpi tapi tak sungguh-sungguh mewujudkannya.
Waktu juga akan ‘menggelitiki’ mereka yang terjebak di masa lalu. Berharap kondisi sekarang sebahagia dulu, atau tenggelam dalam sedih di masa silam. Padahal, siapa yang hidup di masa lalu, tak bisa menjadi pemenang, selalu ketinggalan. Karena masa lalu ada di belakang, tak pernah didepan, tak pernah mengiringi, tak mungkin mengejar.
Hidup ada di masa kini. Sekarang dan di sini. Masa kini adalah masa lalu dari masa depan. Masa depan adalah belantara yang harus dijelajahi, dan manusia tak pernah tahu persis seperti apa bentuknya sebelum kaki melangkah di masa itu. Tapi manusia juga punya hak untuk memilih masa depannya masing-masing, lalu mempersiapkannya sebaik dan sedini mungkin. Walau terkadang, Tuhan punya keputusan dan kebijaksanaan tersendiri terhadap masa depan seseorang. Kadang lebih baik dari apa yang diduga, tak jarang lebih buruk dari apa yang diinginkan.
Kemudian, manusia masih diberikan kesempatan untuk menyikapi kebijaksanaan Tuhan itu. Pilihan untuk menerima dan bersyukur, atau kecewa dan menyesal. Sebagaimana biasanya, selalu ada konsekuensi dari setiap pilihan yang diambil. Dari setiap tindakan yang dilakukan. Walau tidak semua manusia mengerti dan sadar akan konsekuensi itu; bahwa selalu ada sesak dibalik sesal dan kecewa. Sebagaimana Tuhan selalu menyediakan nikmat yang lebih banyak untuk mereka yang memilih bersyukur. Selalu.

Nazrul Anwar

Reminder 10

Seringkali aku berkata..
Ketika semua orang memuji milik-ku....
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi... mengapa aku tak pernah bertanya :

Mengapa Dia menitipkannya padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah...
Kusebut itu sebagai ujian...
Kusebut itu sebagai petaka...
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita.

Ketika aku berdoa,kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
Aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil, lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan, seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika.

Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih,
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku.

Ya Allah.....Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.

“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”….

WS. Rendra

Saturday, September 27, 2014

Sepotong Hati Untuk Vania: Kotak Memori (1)

Kalau boleh aku akan bercerita sedikit tentang temanku, kalau gak boleh ya sudah, sebaiknya kalian enyah dari planet bumi ini dan hijrah ke Planet Namex. Eh Cuma bercanda loh ya, jangan diambil hati, aku emang gitu, kalau bercanda suka serius. Aku akan bercerita sedikit tentang seorang sahabatku, eh yang bener teman apa sahabat ya?, yah begitulah pokoknya, namanya Aris biasa dipanggil Aris. Dia adalah salah satu sahabat terbaikku, pertama kali kita bertemu adalah sewaktu duduk di bangku Sekolah Dasar. Hari ini aku lagi kangen banget sama dia, huuuh… jadi sedih lagi deh, pasti kalau kamu tahu aku sedih begini kamu bakalan nyetrum aku pake raket nyamuk seperti waktu dulu sambil berkata dengan ringannya: 

“Biar setan pembawa kesedihannya keluar dari tubuhmu” 

“Apa hubungannya coba? Terus ngapain pake raket nyamuk?”

“Lah kan setannya masih dalam bentuk jentik-jentik” 

“Hehehehe… kenapa gak sekalian kamu suruh aku minum Abate”

“Kalau pake Abate mahal, setannya juga gak mati, paling cuma ngefly” 

Ingin sekali saat itu aku ambil raket nyamuknya dan ganti kusetrumkan raket nyamuk ke wajahnya. Yah begitulah, sepertinya sifat nyebelin sudah menyatu di dalam relung-relung hatinya sehingga dimanapun ia berada, pasti ada saja orang yang akan merasa keganggu dengan kelakuan anehnya, tapi terkadang justeru itulah yang membuat banyak orang yang mengenalnya begitu merindukannya dan itulah yang banyak membuat orang bahagia ketika berada di dekatnya, ketika tidak ada dia, maka seakan layar kehidupan ini berubah warna, hanya menjadi Hitam dan Putih. 

Pernah suatu waktu, tepatnya sebelum upacara, aku lupa bawa topi, dan akhirnya dia minjamin topi yang dia pakai untuk kupakai. Akhirnya dia terpaksa harus dihukum berdiri di depan lapangan sampai upacara selesai di tengah terik matahari Kota Bandung yang sangat panas waktu itu. Setelah upacara selesai, aku berusaha menerobos kedepan supaya bisa ngelihat gimana keadaannya, tapi waktu itu udah nggak ada siapa-siapa di depan lapangan. Kata temenku, semua anak yang dihukum sudah di panggil ke Ruang BK. Seketika aku langsung berlari menuju ruang BK untuk menemuinya, duh… rasanya ngerasa bersalah banget ama dia, lagian dianya juga ngapain sih pake acara sok pahlawan kayak gitu.  Ketika aku sampai di depan ruang BK, aku malah ngelihat dia senyum-senyum di depan pintu Ruang BK. Aku menghampirinya seraya bertanya

“Kamu tadi diapain aja di Ruang BK?” 

“Aku dilecehkan, sekarang aku merasa diriku kotor” jawabnya agak lebay

“Serius ah” 

“Oke serius, tadi gak ada apa-apa kok” 

“Terus kamu ditanyai apa aja di dalam?”

“Jadi tadi aku ditanyain ama Pak Ahmad guru BK kita, kenapa aku gak pakai topi, terus aku jawab bukankah pejuang jaman dulu rela berjuang demi kemerdekaan meskipun ditengah terik matahari yang panas, terus kita yang cuma upacara begini aja kenapa harus takut panas, kenapa harus takut kulit kita hitam, kenapa harus pakai topi” dia sempat berhenti sejenak lalu melanjutkan perkataannya 

“lalu si Pak Ahmad nambahi gini:’Wah hebat banget kamu Aris, jadi setelah pulang sekolah kamu bersihin toilet juga ya’ 

“Lah kenapa Pak?” 

’ Supaya kamu tahu kalau pahlawan jaman dulu juga selalu taat dengan apa yang diinstruksikan oleh komandannya’ 

“Jadinya aku juga disuruh bersihin toilet deh” 

Jadi serba salah juga aku waktu itu, disatu sisi aku gak tega ngelihat dia dihukum ngebersihin toilet, di sisi lain aku juga gak bisa nahan ketawa ngelihat perbuatannya yang makin hari makin aneh aja, pokoknya serba salah banget deh kayak makan Buah Sigamalama. Akhirnya aku putusin untuk sepulang sekolah nanti aku bakalan bantuin dia bersihin toilet, Harus.

Bel sekolah pun sudah berbunyi, tanda bahwa bel sekolah masih berfungsi dengan baik, maksudku tanda pelajaran Matematika yang membosankan dari Bu Karni telah berakhir dan sudah waktunya untuk pulang sekolah. Setelah itu aku menghampiri Aris yang duduk di barisan paling depan.

“Ris, aku bantuin kamu yah nanti bersihin toilet” 

“Jangan…!!!” 

“Iya aku tahu kok kamu pasti bakalan bilang gitu, tapi tetep aja aku ngerasa bersalah karena kamu dihukum gara-gara aku”

“Maksudku jangan ragu-ragu lagi, kalau bisa WCnya juga bersihin ya entar soalnya aku males bersihin WC” jawab dia sambil cengar-cengir gak jelas. 

Seketika aku gemes banget ngedenger jawaban dia, aku langsung refleks untuk mencubit pipinya yang agak tembem itu. Namun apa yang terjadi, waktu tiba-tiba terasa berhenti, Membeku. Adegan pun berubah menjadi adegan seperti yang sering kulihat di film-film romantis yang pernah kutonton. Cuma bedanya, kali ini aktor yang biasanya tubuhnya gagah, matanya bagus, rambutnya keren sekarang ganti bertubuh ceking, kacamataan, rambutnya setengah botak persis kayak Nobita kena AIDS kalo kata bang Raditya Dika. Atau jangan-jangan dia adalah jelmaan Raditya Dika?. 

Waktu terus saja berlalu, 10 menit, 16 menit, 30 menit. Benar-benar tidak  terasa sama sekali, kami berdua sibuk membersihkan toilet bersama sembari bercerita banyak hal, berbagi banyak hal. Benar-benar saat yang menyenangkan, namun dia tidak pernah menceritakan tentang dirinya, perbincangan kami berdua yang cukup lama itu hanya dihabiskan oleh celotehan gak jelas dariku, tapi dia tidak menceritakan sama sekali tentang hidupnya. Lalu Pak Ahmad datang mengecek pekerjaan kami.

“Wah hebat benar kalian berdua, pekerjaan kalian bersih sekali, kapan-kapan bikin pelanggaran lagi ya biar toiletnya bisa bersih kayak gini lagi” katanya sambil melempar sebuah senyum 

Lalu dia menjawab dengan pedenya “Jangan Pak, nanti kalau kami berdua keseringan dihukum bareng, entar si Vania bisa jatuh cinta ama saya, Pak.” 

“Ih Geer banget kamu, Ris.” 

“Ya sudah, sekarang kalian berdua boleh pulang, terima kasih ya udah mau bersihin toilet”

Lalu kami berdua pun pulang, ditengah perjalanan pulang ia berhenti sejenak, memberikan sebuah tisu padaku. 

“Ini ambil tisunya” 

Lalu aku mengambilnya sambil mengusap keringat yang memenuhi dahiku. Huuh capeknya hari ini. 

“Udah kan, sini balikin tisunya” 

Hah, kenapa dia minta dibalikin tisunya, tapi tanpa pikir panjang waktu itu aku langsung menyerahkan tisu yang sudah kugunakan kepadanya. Lalu dia menggunakan tisu bekas tersebut untuk membersihkan keringatnya sendiri. 

“Hee, kenapa kamu gunain tisu bekasku, kan kamu masih punya banyak tisu” tanyaku keheranan

“Karena keringatmu adalah keringatku juga, aku bertanggung-jawab atas setiap butir keringat yang menetes di dahimu, kenapa aku gunakan tisu yang sama, karena bagiku, yang mampu menghapus rasa lelahku bukanlah tisunya, melainkan keringatmu lah yang dapat menghapus rasa lelahku dan membuat aku semangat  untuk menjalani hari demi hari selanjutnya, aku percaya suatu saat nanti kita bisa menggenap bersama, saling menghapus rasa lelah satu sama lain. Dan aku yakin suatu saat nanti, kamu akan mengingat hari ini dengan jelas, sejelas sebuah anime yang sering kamu tonton, anime itu berputar begitu saja tanpa kamu kehendaki, jika itu terjadi, tak usah repot-repot kamu lawan, cukup dinikmati aja seperti saat kamu nonton anime seperti biasanya”

Aku snngat tersentuh mendengar perkataannya waktu itu, entah apa yang harus kulakukan waktu itu. Bibirku sangat sulit sekali untuk berkata apapun. Lalu dia pulang mengambil jalan yang lain Karen memang rumah kami tidak searah, tapi saat itu, entah kenapa aku ingin sekali pulang bersamanya, ingin lebih lama berbincag-bincang dengannya tentang banyak hal.. Ingin sekali aku berteriak waktu itu “Tolong pulanglah bersamaku!!! Aku ingin lebih lama bersama denganmu” tapi yah aku akhirnya cuma bisa diam saja. Dalam perjalanan pulang aku cuma bisa bertanya-tanya pada diriku sendiri, kalau memang kamu suka dengan aku kenapa gak bilang langsung aja sih, aku pasti bilang iya kok, kenapa kamu juga gak mau nganterin aku pulang seperti lazimnya orang yang saling suka selalu mau banget nganterin orang yang dia suka. Ah gak tahulah, biar pertanyaan-pertanyaan ini akan terjawab seiring berjalannya waktu, biarlah kemisteriusan dan keanehanmu akan terjawab dengan sendirinya, yah minimal aku jadi bisa senyum-senyum sendiri pas mau tidur ketika inget hal aneh yang kamu lakukan. Yang jelas jika besok kamu lihat mata aku kelihatan bengkak dan sendu, itu gara-gara kamu, aku gak bisa tidur karena mikirin kamu.     


Hello, Goodbye & Hello 
Kimi ni atte ima kimi to sayonara 
Hello Goodbye & Hello 
Soshite kimi no inai kono sekai ni Hello

Hello, Goodbye & Hello 
aku bertemu denganmu dan sekarang ku katakan selamat tinggal
Hello, Goodbye & Hello
Dan kukatakan hello pada dunia ini tanpa dirimu

Hontou no sayonara o shiranakatta ano toki 
Kowareyuku kokoro wa zutto kimi o sagashiteta 
Moshimo todoku no naraba tsutaetakatta koto ga takusan aru 
Subete no kimochi de kimi no egao o tayasazu 
soba ni itai to chikau yo

Jika diingat lagi, aku tak tahu arti sesungguhnya kata selamat tinggal yang kuucapkan
Hatiku yang hancur terus mencarimu
Jika ku dapat meraihmu, banyak hal yang ingin kukatakan padamu
Aku berjanji dengan segenap hati
Akan membuatmu tersenyum selalu disisiku

Hello, Goodbye & Hello 
kimi ni atte ima kimi ni sayonara 
Hello Goodbye & Hello 
soshite kimi no inai kono sekai ni Hello

Hello, Goodbye & Hello 
aku bertemu denganmu dan sekarang ku katakan selamat tinggal
Hello, Goodbye & Hello
Dan kukatakan hello pada dunia ini tanpa dirimu

Omoide ya nukumori wa kimi e to tsudzuku ito 
Tadottemo mitsukaranai sore dake o mitsuketa 
Nakushitakunai negai ichiban tooi hoshi dato omotta yo 
Sora wa hirogaru asu no you ni hatenai keredo 
te o nobashitai yo

Kenangan saat bersamamu dan kehangatanmu membentuk benang yang menghubungkanku padamu
Tapi kutak dapat menemukanmu meskipun ku ikuti benang itu. Itulah fakta yang kutemukan
Aku terus berharap pada bintang ku tak ingin kehilangannya
Seperti langit kemarin yang begitu luas
Aku ingin selalu mengenggam tanganmu
Hello, Goodbye & Hello 
Kimi no koto o itsumo wasurenai yo 
Hello, Goodbye & Hello 
Soshite kono michi o aruite yukunda

Hello, Goodbye & Hello 
ku takkan pernah melupakanmu
Hello, Goodbye & Hello 
dan ku akan terus menyusuri jalan setapak ini

Kimi o suki ni natta toki kara hajimatteita kono tabi

Perjalannan ini, dimulai sejak kujatuh cinta padamu

Hello, Goodbye & Hello 
Kimi ni atte ima kimi to sayonara 
Hello, Goodbye & Hello 
Soshite kimi no inai kono sekai ni Hello

Hello, Goodbye & Hello 
aku bertemu denganmu dan sekarang ku katakan selamat tinggal
Hello, Goodbye & Hello
Dan kukatakan hello pada dunia ini tanpa dirimu

Hello, Goodbye & Hello 
Kimi ni atte ima kimi to sayonara 
Hello, Goodbye & Hello 
Soshite kimi no inai kono sekai ni Hello

Hello, Goodbye & Hello 
aku bertemu denganmu dan sekarang ku katakan selamat tinggal
Hello, Goodbye & Hello
Dan kukatakan hello pada dunia ini tanpa dirimu

( Anri Kumaki -  hello,goodbye and hello lirik terjemahan)

  
bersambung...
 
Rumah Untuk Amaltea Blogger Template by Ipietoon Blogger Template